Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft

Iklan 728x90

Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft

Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft - Hallo sahabat Dewape Site, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel komponen mobil, Artikel tips and trick, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.



Judul : Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft
link : Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft

Baca juga


Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft

Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft

Crank Shaft atau yang biasa di sebut Poros Engkol merupakan komponen yang terdapat di dalam mesin. Crank Shaft menjadi poros dalam pergerakan piston dalam proses pembakaran, yang mana Crank Shaft merubah gerakan vertikal piston menjadi tenaga putar yang akan di teruskan ke transmisi melalui fly wheel dan Kopling.
Karena kinerja nya yang berat dan menerima momen besar, Crank Shaft harus terbuat dari bahan yang kuat dan mampu menahan momen yang besar yang di hasilkan oleh mesin.

Crank Shaft terletak di dalam Oil Pan (Carter) dan menempel pada bagian cylinder block yang di tahan oleh cap-cap crank shaft yang di bagian dalamnya terdapat bearing-bearing atau sebagai bantalan yang memberikan gap atau celah gerak bebas pada crank shaft sehinngga crank shaft tidak macet karena adanya oil clearence.
Crank Shaft tidak hanya meneruskan putaran mesin ke Transmisi atau merubah gerak vertikal piston menjadi tenaga putar, crank shaft juga berfungsi untuk menggerakkan Cam Shaft atau Noken As yang di hubungkan dengan Timing Belt, Timing Chain, Timing Gear dan Push Rod. 

Pada crank shaft terdapat dua bagian penting, yaitu Crank Pin dan Crank Jurnal
  •  Crank Pin : Berfungsi sebagi tempat penghubung Connecting Rod dengan piston dan menerima tenaga yang di hasilkan dari pembakaran 
  • Crank Jurnal : Berfungsi sebagai pengikat Crank Shaft dengan cylinder block

Karena kinerja nya yang berat dan mengahsilkan gaya gesek yang besar, crank shaft harus selalu terkena miyak pelumas agar bantalan bantalan pada crank pin dan crank jurnal tidak aus yang mana apabila terjadi keausan pada bagian tersebut dapat membuat suara kendaraan menjadi kasar dan apabila sistem pelumasan yang kurang baik akan berdampak juga pada komponen-komponen lain pada mesin ,seperti cylinder block, piston, cam shaft, klep atau valve, dan komponen mesin lainnya.




Demikian penjelasan mengenai Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda.


Demikianlah Artikel Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft

Sekianlah artikel Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Pengertian Dan Fungsi Crank Shaft dengan alamat link http://www.boliboli.site/2016/04/pengertian-dan-fungsi-crank-shaft.html
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment